Lido Graha Hotel Lhokseumawe PHK 34 Karyawan


    

PT Lido Graha Hotel Lhokseumawe melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) puluhan karyawannya akibat melakukan mogok kerja pada 18 Januari 2012.

Direktur Utama PT Lido Graha Hotel, Syukri Ibrahim dalam suratnya tertanggal 1 Maret 2012 menyebutkan, memberhentikan secara tidak hormat dan mencabut semua fasilitas yang sebelumnya diberikan oleh manajemen hotel Lido Graha kepada seluruh karyawan yang terlibat dalam aksi mogok.

Pertimbangan pemutusan hubungan kerja yang dilakukan Hotel Lido Graha bagi puluhan karyawannya, karena aksi mogok dan demonstrasi pada 18 Januari 2012. “Demo tersebut sangat mengganggu operasional Lido Graha Hotel, aksi tersebut juga telah menghina dan mempermalukan manajemen hotel dan direksi di depan umum dan media,” ujar Direktur Utama PT Hotel Lido Graha.

Surat pemecatan karyawan juga disampaikan ke Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Lhokseumawe, PD Bina Usaha, Komisaris Hotel Lido Graha, DPRD Aceh Utara, Bupati Aceh Utara.
Dalam suratnya Direktur Utama PT Lido Graha Hotel juga menyatakan, atas aksi mogok dan demontrasi serta perbuatan karyawan pada 18 Januari 2012 telah melampaui batas hak dan kewajiban karyawan serta telah mengabaikan kewajiban sebagai karyawan.

Salah seorang karyawan yang terkena pemecatan, Ahmad Daniel, yang dihubungi Analisa, Senin (5/3) mengatakan, sudah beberapa hari sebelumnya karyawan yang melakukan aksi mogok telah mendapat informasi bahwa mereka akan di pecat.  “Kami menerima keputusan Direktur Utama melakukan PHK kepada karyawan yang melakukan mogok, asalkan hak-hak mantan karyawan dibayar sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan yang berlaku,” ujar Ahmad Daniel. Mereka juga akan menerima bila Direktur Utara PT Lido Graha Hotel memanggil kembali untuk bekerja sebagaimana biasanya.

Ahmad Daniel mengatakan, mereka menolak menerima surat pemecatan yang dikeluarkan pihak hotel, karena perselisihan antara karyawan dengan pihak hotel masih ditangani oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Lhokseumawe.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, puluhan karyawan Lido Graha Hotel Lhokseumawe, pada 18 Januari 2012 melakukan aksi mogok menuntut agar hotel tempat mereka bekerja membayar gaji dan uang servis tepat pada waktunya.

Selain itu mereka menuntut agar pihak hotel dapat membayar upah sesuai dengan UMP. Dan saat aksi demo berlangsung karyawan juga sempat melontarkan agar direksi hotel dicopot dari jabatannya. Lhokseumawe, (Harian Analisa) (mar)

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: